Medianesia.id, Batam – Menteri Investasi / Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, menyampaikan Pemerintah tetap akan keukeuh melanjutkan proses pengembangan investasi di kawasan Rempang di Batam.
Meski menuai polemik, namun pemerintah akan tetap melakukan komunikasi langsung bersama masyarakat setempat.
Serta, memberikan apresiasi atau penanganan khusus kepada masyarakat setempat yang turun-temurun bermukim di Pulau Rempang.
“Kita akan komunikasikan semua permasalahan ini, layaknya kita semua akan bicara sebagai orang kampung, ” ungkapnya usai rapat koordinasi membahas pengembangan investasi Pulau Rempang di Hotel Marriot Harbourbay Kota Batam, Minggu (17/9) kemarin.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sesuai dengan yang komunikasi sebelumnya terkait dengan relokasi, Pemerintah akan mengakomodir hak-hak masyarakat terdampak.
Dengan memberikan tanah seluas 500 meter persegi dan rumah tipe 45 seharga Rp120 juta.





