Keadaan juga tampak chaos, asap hitam tanda kebakaran juga terlihat di kawasan ibu kota.
Stasiun televisi pemerintah Australia ABC melaporkan, hingga Kamis (11/1) sudah 9 orang tewas dalam kerusuhan di Port Moresby dan tujuh 7 orang tewas di Lae, di utara negara pertambangan emas dan tembaga tersebut.
Perdana Menteri (PM) James Marape mengatakan telah memberhentikan kepala polisi Papua Nugini dan birokrat penting di departemen keuangan perbendaharaan sementara.
Pemerintah juga melakukan peninjauan terhadap penyebab kerusuhan.
“Ada bukti kerusuhan terorganisir yang terjadi,” katanya, dilansir Reuters.
“Sekitar 1.000 personel militer disiagakan untuk mencegah kerusuhan lebih lanjut,” ujarnya menambahkan. (Ism)
Editor : Brp





