Operasional Haji 2023 Ditutup, Ini Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat Di Tanah Suci

Petugas Haji
Menag, Yaqut Cholil Qoumas menyambut petugas Haji 2023 lalu di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, beberapa waktu lalu. Foto : Humas Kemenag

Masih ada 77 jemaah masih dirawat di RS Arab Saudi,  dan ada satu jemaah yang hilang saat puncak haji dan saat ini masih ia perintahkan untuk terus dilakukan proses pencarian.

Khusus untuk jemaah yang sakit, Gus Men menuturkan, Kemenag melalui Kantor Urusan Haji (KUH) terus melakukan pendampingan. 

Apabila nanti sudah sembuh, pihaknya akan mengurus kepulangan mereka ke tanah air. Berdasarkan data Siskohat, menurut Menag, hingga akhir masa operasional haji ada 773 jemaah wafat. 

“Ini terdiri dari 752 jemaah haji reguler, 18 jemaah haji Khusus, dan tiga jemaah haji furoda,” jelasnya.

Dari 752 jemaah haji reguler yang wafat, sebanyak 562 orang di antaranya berusia 65 tahun ke atas. Sebanyak 81 orang berusia 60 – 64 tahun. 

“Sedang 109 jemaah lainnya berusia di bawah 60 tahun. Jemaah wafat paling tua berusia 98 tahun (2 orang), sedang jemaah termuda yang wafat berusia 42 tahun (6 orang),” jelasnya lebih lanjut. 

Menag juga mengungkapkan, ada dua layanan yang pertama kali dilakukan dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Pertama, fasilitasi safari wukuf lansia dan jemaah disabilitas. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *