Nelayan Kalbar Dituding Ngebom Ikan di Laut Natuna

medianesia.id – Satuan Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Natuna menuding nelayan Kalimatan Barat (Kalbar) sebagai pelaku pengeboman ikan di Laut Natuna, Provinsi Kepri.

Dinukil dari Antara Kepri, Koordinator Pengawas (Korwas SDKP) Natuna, Maputra mengatakan, pihaknya sudah mengetahui, bahwa pelaku pengebomanan ikan dilaporkan dari Pontianak, Kalbar.

“Namun sulit untuk kita tangkap jika tidak benar-benar tertangkap tangan, barang bukti seperti ikan, bom dan lainnya mudah dihilangkan bahkan sebelum kapal kita mendekat barang bukti sudah hilang,” ujarnya, Jumat (27/1/2023)

Lebih lanjut katanya, sebelum adanya keluhan masyarakat terkait maraknya aktivitas pengeboman ikan kepada Bupati setempat Kamis (26/1/2023) lalu.

Ditegaskannya, Satwas SDKP Natuna sejak Februari 2022 sudah melakukan pengawasan dan mengetahui adanya aktivitas tersebut.

“Sejak awal tahun lalu kita sudah mengetahui dan sudah kita lakukan patroli, namun karena kapal kita mudah dikenali maka sulit untuk melakukan penangkapan, kapal mereka juga sudah dimodifikasi lebih cepat dari kita,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi terkait pelaku pengeboman ikan justru bukan oleh nelayan setempat, setelah mengumpulkan informasi dari berbagai pihak serta turun melakukan patroli secara langsung di wilayah tersebut.

“Hal itu sudah menjadi perhatian khusus, dan PSDKP tetap melakukan patroli pengawasan di Midai, dan akan menindak pelanggaran ataupun tindak pidana perikanan berdasarkan aturan dan undang-undang yang berlaku,” tutupnya.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *