Medianesia.id – Polisi terus melakukan pengembangan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Tanjungpinang. Dari pengakuan kedua pelaku, mereka telah menukar beberapa unit sepeda motor hasil curian dengan narkotika jenis sabu kepada salah seorang narapidana di Lapas Narkotika Tanjungpinang.
Kepala Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Ipda Freddy Simanjuntak, menyampaikan pengakuan pelaku TF (29) dan AT (30), mereka telah menjual 3 unit sepeda motor hasil curian kepada warga binaan. Dua unit ditukar dengan uang, sementara satu unit dengan sabu.
“Pengakuan mereka sudah 3 unit yang mereka tukar dengan uang dan sabu. Penelusuran kami, ada dua warga binaan, namun satu orang sudah dipindahkan ke Lapas Batam,” ungkapnya, Jumat (17/3).
Lebih jauh ia menjelaskan, kedua pelaku ini sudah melancarkan aksinya di 11 lokasi di kawasan Tanjungpinang. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 9 unit motor hasil curian.
Menurut Freddy, pihaknya terus mendalami kasus curanmor ini dan keterlibatan penadah barang hasil curian tersebut. Selain kedua pelaku, saat ini polisi juga telah mengamankan satu orang penadah hasil curian berinisial BM (35).
“Pelaku biasanya menarget kendaraan yang diparkir, kemudian merusaknya dengan alat berupa tang, obeng, dan kunci L. Lalu, membawanya lari,” sebutnya.
Baca : Polisi Lumpuhkan Dua Spesialis Curanmor di Tanjungpinang, Beraksi di 9 Lokasi
Sementara itu, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, membenarkan kasus curanmor ini juga melibatkan salah satu warga binaan di Lapas Narkotika.
“Saat ini sedang kami lidik, memang ada arah kesana,” ucapnya membenarkan.
Selain itu, lanjut Kapolres, dari hasil tes urine, kedua pelaku juga menunjukkan positif menggunakan narkoba.
“Saat ditangkap keduanya memang sedang menggunakan narkoba di salah satu kontrakan kawasan Jalan DR Sutomo, Kampung Baru,” terangnya.
Kombes Pol Ompusunggu, mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian curanmor yang saat ini sedang marak terjadi di Tanjungpinang.
“Imbauan kami menjelang bulan suci Ramadan jangan parkir motor di depan rumah. Kalau bepergian gunakan kunci ganda,” imbaunya.**
(ISM)





