Mesin Unit 2 PLTU Karimun Alami Trouble, PLN Bakal Lakukan Pemadaman Bergilir

MEDIANESIA.ID, KARIMUN – Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjung Balai Karimun dalam waktu dekat bakal melakukan pemadaman listrik secara bergilir.

Kabar pemadaman bergilir tersebut langsung disampaikan Manager ULP PLN Tanjung Balai Karimun, Hendrico.

Hendrico mengungkapkan, pemadaman bergilir terpaksa dilakukan akibat kerusakan pada mesin Unit 2 PLTU Tanjung Sebatak, Kecamatan Tebing.

Tidak tanggung-tanggung, Hendrico menyebut pihak PLTU Tanjung Sebatak membutuhkan masa perbaikan lebih kurang selama 25 hari ke depan.

“Mesin Unit 2 di PLTU Tanjung Sebatak ada trouble pada kipasnya. Untuk perbaikan, kawan-kawan di PLTU mengatakan, butuh estimasi waktu 25 hari,” ujar Hendrico, Rabu (4/5/2022) siang.

Akibat pemadaman bergilir tersebut, Hendrico mengaturkan permohonan maaf kepada masyarakat dan mengharapkan masyarakat dapat memakluminya.

“Saya minta maaf atas ketidaknyaman pemadaman bergilir tersebut. Jujur, kami maunya juga tidak ada pemadaman bergilir tapi kondisinya memaksa harus pemadaman bergilir. Saya harap pelanggan dapat memakluminya,” ujar Hendrico.

Meski bakal terjadi pemadaman bergilir, Hendrico mengaku pihaknya akan berupaya untuk meminimalisir pemadaman bergilir.

Caranya, PLN berencana mematikan sementara pasokan listrik ke hotel-hotel dengan harapan, akan mengurangi beban pemakaian listrik khususnya pada beban puncak saat malam hari.

“Hotel-hotel biasanya punya genset sendiri, itu dulu sementara dipakai agar kebutuhan listrik untuk masyarakat umum tidak terganggu,” bebernya.

Hendrico menyebut akibat kerusakan mesin Unit 2 PLTU Tanjung Sebatak tersebut, ULP PLN Karimun sementara hanya mampu memasok sebesar 20 MW, sedangkan beban puncak mulai pukul 17.00 WIB dibutuhkan minimal 27 MW.

“Artinya ada defisit daya listrik sebesar 7 MW. Kalau sekarang mungkin belum terasa sekali dampaknya karena masih banyak pelanggan kita yang mudik lebaran,” terangnya.

Pihaknya berjanji akan segera mengumumkan jadwal pemadaman listrik secara bergilir besarta wilayah-wilayah yang terdampak.

“Mungkin nanti akan kami buat pengumumannya per harian,” ujar Hendrico. (cr7)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *