Kemudian, industri berbasis maritim yang saat ini jumlahnya mencapai 256 industri dan tersebar di tujuh kabupaten/kota di Kepri.
“Luas wilayah laut Kepri hampir 96 persen. Potensi maritim dan keluatan yang sangat luas ini, harus bisa memberikan nilai tambah, sekaligus menjadi lokomotif utama perekonomian,” ujar Ansar.
Selain itu, Pemprov Kepri juga berkolaborasi bersama pemerintah pusat, dan pemerintah kabupaten/kota dalam pengembangan potensi kemaritiman.
Khususnya dalam pemenuhan konektivitas antar wilayah seperti, pembangunan bandara, pembangunan pelabuhan, dan juga pembangunan jembatan Batam-Bintan.
“Termasuk di dalamnya, pembangunan highway integrated Batam-Bintan-Tanjungpinang, yang menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Batam dan Pulau Bintan,” demikian Ansar. (Ism)
Editor : Brp





