Menteri PPN Sebut Proyeksi Nilai tambah Ekonomi Perairan Indonesia Capai 30 Triliun Dolar AS

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa, menyampaikan proyeksi nilai tambah ekonomi berbasis perairan atau ekonomi biru akan mencapai 30 triliun dolar AS pada 2030 nanti.
Menteri PPN/Bappenas, Suharso, bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahamd, dalam kegiatan Indonesia Development Forum (IDF) 2023 di Radison Golf & Convention Centre Sukajadi, Kota Batam, Senin (18/12). Foto: Diskominfo Kepri

Kemudian, industri berbasis maritim yang saat ini jumlahnya mencapai 256 industri dan tersebar di tujuh kabupaten/kota di Kepri.

“Luas wilayah laut Kepri hampir 96 persen. Potensi maritim dan keluatan yang sangat luas ini, harus bisa memberikan nilai tambah, sekaligus menjadi lokomotif utama perekonomian,” ujar Ansar.

Selain itu, Pemprov Kepri juga berkolaborasi bersama pemerintah pusat, dan pemerintah kabupaten/kota dalam pengembangan potensi kemaritiman.

Khususnya dalam pemenuhan konektivitas antar wilayah seperti, pembangunan bandara, pembangunan pelabuhan, dan juga pembangunan jembatan Batam-Bintan.

“Termasuk di dalamnya, pembangunan highway integrated Batam-Bintan-Tanjungpinang, yang menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Batam dan Pulau Bintan,” demikian Ansar. (Ism)

Editor : Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *