Menteri PPN Sebut Proyeksi Nilai tambah Ekonomi Perairan Indonesia Capai 30 Triliun Dolar AS

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa, menyampaikan proyeksi nilai tambah ekonomi berbasis perairan atau ekonomi biru akan mencapai 30 triliun dolar AS pada 2030 nanti.
Menteri PPN/Bappenas, Suharso, bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahamd, dalam kegiatan Indonesia Development Forum (IDF) 2023 di Radison Golf & Convention Centre Sukajadi, Kota Batam, Senin (18/12). Foto: Diskominfo Kepri

Karenanya, Kementerian PPN/Bappenas menyusun Indonesia Blue Economy Roadmap Edisi II untuk pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan dan inklusif, melalui empat pilar utama.

Pertama, mengamankan laut yang sehat, tangguh, dan produktif. Kedua, meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan secara lingkungan. Ketiga, meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kemakmuran bersama.

“Terakhir, menciptakan lingkungan yang mendukung secara keseluruhan,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Sementara itu Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan pihaknya terus berupaya memanfaatkan potensi kelautan dan kemaritiman yang sangat besar.

Tidak hanya pemanfaatan laut dari sisi pemanfaatan sumber daya ikan semata, namun Kepri juga terus bertransformasi meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan.

Seperti, pengembangan potensi pariwisata, termasuk di dalamnya ada kawasan ekonomi khusus pariwisata dan halal wisata di Pulau Penyengat Tanjungpinang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *