Medianesia.id, Batam – Balai Latihan Kerja (BLK) Batam akhirnya resmi berdiri di Kawasan Industri Kabil, Nongsa.
Peresmian BLK ini dilakukan langsung oleh Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI, Ida Fauziyah, pada Rabu (10/7/2024).
Menaker Ida Fauziyah berharap kehadiran BLK ini dapat meningkatkan daya saing sebagai kawasan industri di Indonesia.
Baca juga: Arus Peti Kemas di Pelabuhan Batam Tumbuh 7 Persen di Semester Pertama 2024
Ia juga menekankan pentingnya menyesuaikan program pelatihan dengan kebutuhan industri yang ada di Batam.
“Di sini kebutuhannya apa, harus sesuaikan pelatihannya, sarana dan prasarana. Beruntung BLK ini ada di tengah kawasan industri,” katanya.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik kehadiran BLK ini. Ia mengungkapkan bahwa BLK merupakan hasil perjuangan panjang selama 7 tahun.
Baca juga: Indonesia Siap Hadapi Persaingan Baru dari KEK Lintas Batas Malaysia-Singapura
“Ini cita-cita kita sejak lama. Beberapa kali kami ajukan, dan alhamdulillah tahun ini terwujud,” ujar Rudi.
Rudi yakin bahwa BLK ini akan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di Batam.
BLK ini diharapkan dapat mencetak tenaga kerja andal dan siap pakai yang sesuai dengan kebutuhan industri di Batam.
Baca juga: Erick Thohir Dorong Investigasi Pegawai Telkom Terkait Serangan Ransomware pada PDN
“Semua kebutuhan perusahaan bisa disiapkan di sini (BLK). Yang pasti, saat mereka selesai pelatihan, artinya sudah siap pakai dan memiliki keahlian,” ujarnya.
BLK ini dibangun di atas lahan seluas 4,2 hektare serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern untuk menunjang proses pelatihan, seperti ruang kelas, laboratorium, dan bengkel.
Pembangunan BLK Batam merupakan kabar gembira bagi masyarakat Batam dan Kepulauan Riau. BLK ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*/Brp)
Editor: Brp





