Medianesia.id – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho mengatakan, TA 2022 tersisa 1,5 bulan lagi. Saat ini adalah fase rawan untuk progres pembangunan daerah.
“Masa kerja di Triwulan IV TA 2022 tinggal 1,5 bulan lagi. Untuk itu, pengawasan di lapangan harus diperkuat,” ujar Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho, Selasa (15/11/2022) di Tanjungpinang.
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, saat ini adalah fase kritis bagi pelaksanan pembangunan proyek strategis. Apalagi untuk poyek-proyek besar yang mengalami deviasi atau keterlambatan progres.
“Kita sudah menjelani setengah waktu Triwulan IV TA 2022. Semoga tidak ada pekerjaan yang meleset,” jelasnya.
Dikatakannya, lewat APBD TA 2022 ini, Pemprov Kepri sudah merancang banyak kegiatan strategis. Atas dasar itu, pengawasan tidak boleh lengah.
“Kita tidak ingin, pekerjaan terlambat. Apalagi sampai terjadi masalah yang menghambat,” tegas pria yang akrab disapa Mas Iik tersebut.
Lebih lanjut katanya, pihaknya yang membidani pembangunan dan infrastruktur, juga akan melakukan pengecekan lapangan.
“Jangan sampai pekerjaan yang sudah menggunakan anggaran daerah yang bersumber dari pajak masyarakat, dikerjakan asal jadi. Makanya pengawasan harus kita perkuat,” tutupnya.*





