Manfaatkan Libur Lebaran, Warga Tumpah Ruah di Objek Wisata Pantai di Karimun

MEDIANESIA.ID, KARIMUN – Libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 benar-benar dimanfaatkan warga.

Selain melakukan silaturahmi ke rumah sanak famili, warga juga memanfaatkan libur lebaran dengan bertamasya ke objek-objek wisata.

Di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) misalnya, warga terlihat tumpah-ruah di objek wisata pantai yang ada.

Diantaranya Pantai Pelawan, Pantai Pongkar dan Pantai Ketam di Pulau Karimun Besar.

Kemudian Pantai Lubuk, Pantai Timun dan Pantai Mukalimus di Pulau Kundur.

Pada H+3 lebaran, Pantai Pelawan padat pengunjung.

Diperkirakan ribuan masyarakat Kabupaten Karimun dan sekitarnya berlibur ke pantai berpasir putih yang terletak di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun tersebut.

Umumnya, pengunjung datang bersama keluarga.

Selain berenang di laut, para pengunjung juga bermain di pasir dan bersantai di pondok-pondok yang ada di sepanjang Pantai Pelawan.

“Kami dari Pekanbaru, tapi asli Karimun. Alhamdulillah tahun ini mudik. Sekarang ngajak anak-anak dan keluarga besar ke sini,” kata seorang pengunjung, Andi yang dijumpai di Pantai Pelawan.

Ramainya warga yang menyerbu lokasi wisata juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Muhammad Yunus.

Menurut Yunus, sudah diperbolehkannya mudik oleh Pemerintah Pusat membuat banyak perantau asal Karimun yang berlebaran di kampung halaman.

“Untuk laporan secara resmi dan tertulis (jumlah pengunjung destinasi wisata) belum kita terima. Tapi dari laporan pengelola destinasi wisata, jumlah pengunjung meningkat dari biasa. Karena sekarang dari Pusat juga sudah memberikan keleluasan untuk mudik,” papar Yunus.

Meskipun perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun sangat baik, namun Pemerintah Daerah tetap mengimbau agar pengunjung dapat menerapkan protokol kesehatan.

Saat ini Kabupaten Karimun berada di level dua untuk kasus Covid-19.

Yunus menyampaikan pihaknya telah memberikan imbauan sebagaimana Surat Edaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengenai persiapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam masa mudik Lebaran 2022.

Dalam surat tersebut, tertulis beberapa ketentuan, mulai dari wajib melaksanakan protokol kesehatan (prokes), melakukan pengawasan, pengelolaan, hingga evaluasi tiap-tiap destinasi wisata.

“Baik sebelum ataupun sesudah Idul Fitri, kami Dinas Pariwisata telah menyampaikan imbauan kepada pengunjung destinasi wisata. Karimun sekarang masuk ke level 2. Ada beberapa aturan yang harus diterapkan, diantaranya tetap pakai masker dan di tempat wisata jangan sampai ada kerumunan yang terlalu ramai,” papar Yunus.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karimun juga telah siap menyambut wisatawan asing, terutama dari Singapura dan Malaysia.

Meskipun hingga saat ini belum ada pelayaran Internasional yang langsung masuk ke Karimun, namun Pemerintah Daerah melakukan persiapan dengan berkoordinasi bersama pihak Imigrasi.

“Mulai tanggal 1 Mei 2022 kita mendapatkan informasi dari Dirjen Imigrasi bahwasanya kita sudah siap menerima pelayaran internasional. Harapan kita kunjungan wisata kembali meningkat sehingga perekonomian masyarakat Karimun juga turut meningkat,” sebut Yunus.

“Kita meminta kepada pihak imigrasi untuk dapat memberikan data pengunjung dari luar negeri. Walaupun sampai sekarang masih nol. Karena belum ada pelayaran Internasional yang masuk. Hanya sekarang banyak juga warga Karimun dari luar negeri yang balik melalui Batam dan Tanjungpinang,” tambah Yunus. (cr7)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *