Medianesia.id, Tanjungpinang – Menteri Transmigrasi Republik Indonesia (Mentrans RI), Iftitah Sulaiman Suryanagara, menekankan pentingnya kehadiran mahasiswa dalam mendampingi masyarakat, terutama di wilayah yang tengah berkembang karena masuknya investasi.
Pesan ini disampaikan saat pelepasan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025.
Menurut Menteri Iftitah, mahasiswa bukan hanya menjalankan tugas akademik saat KKN, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai penghubung antara proses pembangunan dan kebutuhan warga lokal.
“Kami ingin para mahasiswa ini mendampingi warga, melihat langsung potensi yang ada, lalu membantu meningkatkan kapasitas masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran investasi sering kali menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama soal keterlibatan warga dalam pembangunan dan dampak sosial ekonomi yang mungkin terjadi.
Dalam konteks ini, kehadiran mahasiswa KKN bisa menjadi pendamping yang menjembatani komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan investor.
“Kalau ada investasi, masyarakat sering merasa khawatir akan terpinggirkan. Tapi mahasiswa bisa hadir untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan bersama,” tambahnya.
Mentrans Iftitah berharap kolaborasi lintas sektor, mahasiswa, pemerintah, dan pelaku investasi dapat menciptakan suasana pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, terutama di kawasan transmigrasi dan wilayah pengembangan lainnya.(*)
Editor: Brp





