medianesia.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdilan Masyarakat atau LPPM Institut Teknologi Bandung (ITB) turun melakukan investigasi terkait persoalan black out listrik Batam-Bintan awal tahun 2023 kemarin.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Listrik, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, Marzuki, Minggu (15/01/2023) di Tanjungpinang.
“LPPM ITB turun sebagai investigasi independen yang digandeng PLN Batam untuk mencari penyebab padamnya listrik Batam Bintan di awal tahun baru kemarin,” ujar Marzuki.
Menurut Marzuki, hasil investigasi dari LPPM ITB itu nanti, juga akan menjadi pertimbangan pihaknya dalam menyampaikan laporan ke Gubernur Kepri.
Masih kata Marzuki, proses investigasi yang akan dilakukan oleh LPPM ITB akan berlangsung lebih kurang hampir satu bulan kedepan.
“Pada sisi lainnya, kami juga menyiapkan pembanding melalui penelusuran oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Karena persoalan ini, kita tidak bisa menduga-duga,” tegasnya.
Lebih lanjut katanya, punishmennya seperti apa nantinya, akan diputuskan berdasarkan hasil investigasi. Baik itu saran dan masukan dari LPPM ITB maupun laporan dari PPNS Provinsi Kepri.
“Masyarakat menunggu, apa yang menjadi penyebab black out listrik tersebut. Karena terjadi tidak pada waktu yang seharusnya,” tutup Marzuki.*





