Likuiditas Ekonomi Indonesia Tumbuh Sedang, Kredit dan Tagihan Pemerintah Jadi Penopang

Likuiditas Ekonomi Indonesia Tumbuh Sedang, Kredit dan Tagihan Pemerintah Jadi Penopang
Likuiditas Ekonomi Indonesia Tumbuh Sedang, Kredit dan Tagihan Pemerintah Jadi Penopang. Foto: Ilustrasi Unsplash.

Medianesia.id, Batam – Likuiditas perekonomian Indonesia atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada April 2024 tercatat sebesar Rp8.928 triliun.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,9% dibandingkan tahun sebelumnya (yoy).

Meskipun mengalami pertumbuhan, angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 7,2% yoy.

Asisten Gubernur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menjelaskan, perkembangan M2 ini didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 5,5% yoy dan uang kuasi sebesar 8,5% yoy.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa perkembangan M2 dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan tagihan kepada pemerintah.

“Perkembangan M2 pada April 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat,” kata Erwin, dikutip dari laman BI, Senin (27/5/2024).

Penyaluran kredit dan tagihan pemerintah tercatat mengalami pertumbuhan.

Penyaluran kredit pada April 2024 tumbuh sebesar 12,3% yoy, meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11,9% yoy.

Kemudian, tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 25,8% yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Maret 2024 sebesar 17,9% yoy.

“Sementara itu, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1% (yoy), stabil dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya,” kata Erwin.(*/Brp)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *