Medianesia.id, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) resmi meluncurkan Sistem Informasi Jalan Berlubang (SILUBANG), inovasi digital yang memudahkan masyarakat melaporkan kondisi jalan rusak di seluruh wilayah Bintan secara cepat dan real time.
Kepala Dinas PUPRP Bintan, Wan Affandi, menjelaskan bahwa SILUBANG merupakan proyek perubahan yang bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pelayanan publik di bidang infrastruktur.
“Inovasi ini dirancang untuk mempercepat tindak lanjut laporan masyarakat dan meningkatkan kepuasan publik terhadap pelayanan infrastruktur,” ujar Affandi.
Melalui sistem ini, warga dapat mengunggah laporan jalan rusak langsung dari perangkat digital mereka. Laporan yang masuk akan terhubung ke dashboard monitoring internal Dinas PUPRP, sehingga petugas dapat segera memverifikasi dan menindaklanjuti kondisi di lapangan dengan lebih responsif dan akuntabel.
Baca juga: Kepri Art & Culture International 2025, Spirit of Malay dari Tanjungpinang untuk Dunia
“Sistem pelaporan kini lebih terintegrasi. Respons terhadap laporan masyarakat menjadi jauh lebih cepat. Harapan kami, kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah terus meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Bintan, Roby Kurniawan memberikan apresiasi atas inovasi yang dihadirkan jajarannya tersebut. Menurutnya, SILUBANG tidak hanya mempercepat penanganan jalan rusak, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Partisipasi masyarakat adalah indikator penting kemajuan daerah. Melalui SILUBANG, pemerintah bisa segera mengetahui kondisi jalan di berbagai wilayah untuk langsung ditindaklanjuti. Ini langkah nyata menuju pelayanan publik yang cepat dan transparan,” kata Roby.
Baca juga: Soeharto dan Gus Dur Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo
Sejak diluncurkan, platform SILUBANG telah dikunjungi 877 pengguna. Berdasarkan data Dinas PUPRP, laporan jalan rusak terbanyak berasal dari wilayah Bintan Utara, disusul Bintan Timur, Gunung Kijang, dan beberapa kecamatan lainnya.
Sebagian titik jalan telah rampung diperbaiki, sebagian lain masih dalam proses pengerjaan, sementara sisanya menunggu verifikasi lapangan.
Laporan jalan rusak yang masuk tidak hanya mencakup ruas jalan milik kabupaten Bintan saja, tetapi juga melibatkan jalan provinsi dan nasional. Karena itu, Dinas PUPRP Bintan turut berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Pusat untuk tindak lanjutnya.
Peluncuran SILUBANG menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan publik.(Ism)
Editor: Brp





