Laga Indonesia vs Arab Saudi, PSSI Harap Wasit Kuwait Netral

Laga Indonesia vs Arab Saudi, PSSI Harap Wasit Kuwait Netral
PSSI berharap wasit asal Kuwait, Ahmad Al Ali, bisa memimpin pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2024 Zona Asia antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dengan netral dan adil. Foto: dok. PSSI.

Medianesia, Batam – PSSI berharap wasit asal Kuwait, Ahmad Al Ali, bisa memimpin pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2024 Zona Asia antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dengan netral dan adil.

Laga ini akan digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu 8 Oktober 2025 atau Kamis dini hari WIB.

“Semoga pertandingan ini dipimpin dengan netralitas penuh. Kami masih percaya, karena ini pertandingan menuju Piala Dunia, wasit akan memimpin seadil-adilnya dan senetral-netralnya,” ujar Sekjen PSSI Yunus Nusi seperti ditulis medcom, Selasa (7/10/2025).

Baca juga: Indonesia vs Arab Saudi: Laga Perdana yang Jadi Ujian Awal Skuad Garuda

Yunus menambahkan, netralitas wasit bukan hanya menjadi perhatian bagi Indonesia, tapi juga bagi seluruh masyarakat sepakbola Asia.

“Pertandingan besok malam tentu dinanti dengan harapan kepemimpinan wasit yang adil dan netral,” katanya.

Dalam surat resmi kepada PSSI, AFC menegaskan penunjukan Ahmad Al Ali sesuai aturan yang berlaku.

Sekjen AFC, Datuk Seri Windsor John, menulis bahwa penunjukan wasit dari kawasan yang sama dengan salah satu tim sudah sering dilakukan dalam pertandingan internasional sebelumnya.

Baca juga: Calvin Verdonk Debut Liga Europa, Lille Menang 2-1 atas Brann

Dengan keputusan AFC yang final, PSSI pun menerima penunjukan tersebut. Yunus menegaskan, Timnas Indonesia tetap diharapkan bermain optimal.

“Oleh AFC, surat tersebut sudah dibalas dan tetap konsisten dengan penunjukan wasit. PSSI menerima keputusan itu karena menjadi kewenangan AFC, dan kami mempercayakan sepenuhnya kepada mereka,” tutup Yunus.

Sebelumnya, PSSI sempat mengajukan keberatan kepada Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) terkait penunjukan wasit dari Kuwait, yang berada di kawasan yang sama dengan Arab Saudi. Namun, permohonan tersebut ditolak dan pertandingan tetap dipimpin oleh Ahmad Al Ali.(*)

Editor: Brp

Pos terkait