Pendapatan kuartal III-2023 meningkat 23% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 12.041 triliun yen, seiring pertumbuhan penjualan di Amerika Utara dan Eropa.
Perusahaan memangkas perkiraan tahun fiskal untuk penjualan kendaraan grup, termasuk anak perusahaan Daihatsu Motor dan Hino Motors, menjadi 11,23 juta unit, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar 11,38 juta unit.
Produsen mobil tersebut mengaitkan proyeksi penurunan tersebut dengan penangguhan beberapa pengiriman di Daihatsu.
Toyota memperkirakan pendapatan tahun fiskal akan meningkat 17% menjadi 43.500 triliun yen, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar 16%, karena mereka memproyeksikan pelemahan yen.
Pelemahan yen telah membantu mengangkat saham eksportir Jepang, termasuk Toyota.
Saham perusahaan baru-baru ini naik 4,6% pada 3,129 yen per lembar saham. Ini menjadikan laba Toyota berada di jalur yang tepat untuk ditutup pada rekor tertinggi baru.(Brp)
Editor: Brp





