Medianesia.id, Tanjungpinang – Kabar gembira bagi keluarga kurang mampu di Tanjungpinang. Rencananya, mulai akhir September 2025, anak-anak dari keluarga menengah ke bawah bisa bersekolah gratis di Sekolah Rakyat, lengkap dengan fasilitas asrama, makan minum, hingga laptop yang semuanya ditanggung negara.
Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini langsung mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Ia menyebut, penerimaan tahap awal sudah rampung dengan total 100 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
“Ini satu-satunya sekolah negeri berasrama yang benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Seluruh kebutuhan siswa ditanggung negara, dari pendidikan, tempat tinggal, makan minum, perlengkapan belajar, sampai kesehatan,” ujar Lis, Senin, dilansir dari laman resmi Diskominfo Tanjungpinang, Rabu, 10 September 2025.
Lis berharap, Sekolah Rakyat bisa menjadi solusi nyata untuk memutus rantai kemiskinan lewat akses pendidikan gratis dan berkualitas.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kepri, Yeni, menjelaskan bahwa kurikulum Sekolah Rakyat sama seperti sekolah umum, hanya saja dilengkapi dengan sistem Learning Management System (LMS), penguatan karakter, kewirausahaan, dan digitalisasi.
“Setiap siswa nantinya akan mendapatkan laptop gratis untuk menunjang pembelajaran. Jadi selain pendidikan umum, ada juga pembekalan keterampilan dan akhlak,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekda Tanjungpinang, Zulhidayat, menambahkan seluruh calon siswa sudah diverifikasi berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2.
Saat ini, persiapan sarana dan prasarana sudah mencapai 85 persen, termasuk penunjukan guru, wali asrama, hingga tenaga kesehatan.
“Begitu juga tenaga outsourcing seperti keamanan, juru masak, dan cleaning service sudah disiapkan. Sebelum masuk asrama, semua siswa wajib menjalani pemeriksaan kesehatan,” terang Zulhidayat.
Dengan fasilitas lengkap yang diberikan negara, Sekolah Rakyat diyakini akan jadi terobosan pendidikan di Kepri, terutama untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera.(Ism)
Editor: Brp





