Medianesia.id, Tanjungpinang – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami penurunan tajam pada Juli 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat, total wisman yang masuk hanya 158.043 kunjungan, turun 26,74 persen dibanding Juni 2025 yang mencapai 215.722 kunjungan.
Penurunan terjadi di hampir semua daerah pintu masuk. Kunjungan wisman ke Kabupaten Bintan merosot 31,60 persen, Kota Tanjungpinang 30,03 persen, Kota Batam 26,24 persen, dan Kabupaten Karimun 16,83 persen.
“Kunjungan wisman Juli 2025 tetap didominasi warga Singapura sebanyak 71.087 kunjungan atau 44,98 persen,” kata Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, melalui rilis yang diterima Medianesia.id.
Selain Singapura, wisatawan terbanyak datang dari Malaysia (35.882 kunjungan), Tiongkok (7.625), India (4.446), Korea Selatan (2.583), Australia (2.497), Filipina (2.399), Myanmar (2.107), Inggris (1.673), Jepang (1.495), serta negara lainnya sebanyak 26.249 kunjungan. Kontribusi sepuluh besar negara ini mencapai 83,39 persen dari total wisman.
Dilihat dari pintu masuk, Kota Batam mendominasi dengan 123.526 kunjungan atau 78,16 persen dari total wisman. Disusul Bintan 21.939 kunjungan (13,88 persen), Karimun 7.927 (5,02 persen), Tanjungpinang 4.620 (2,92 persen), dan pintu lainnya hanya 31 kunjungan.
Adapun tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kepri pada Juli 2025 tercatat 49,50 persen, turun tipis 0,51 poin dibanding Juni 2025 yang sebesar 50,01 persen.
TPK tertinggi tercatat di hotel bintang 1 sebesar 55,82 persen, sedangkan terendah di hotel bintang 5 hanya 38,17 persen.(Ism)
Editor: Brp





