Medianesia.id, Jakarta– Sepanjang tahun 2023 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menerima 5.079 laporan dari masyarakat diberbagai wilayah Indonesia.
Merujuk data yang disajikan KPK di laman media sosialanya Jumat (2/2/2024), dari jumlah tersebut sebanyak 19.62 laporan ditindalanjuti untuk ditelaah.
“1.962 laporan ditindaklanjuti untuk penelaahan dan 2.413 laporan belum bisa ditindaklanjuti karna tidak dilengkapi dengan informasi yang memadai,” tulis KPK.
Lembaga anti rasuah tersebut mengapresiasi atas kerjasama yang diberikan oleh masyarakat yang telah menyampaikan pengaduan ke KPK.
“Pengaduan masyarakat adalah salah satu bentuk partisipasi publik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia,” jelas KPK.
Masih dari data yang disajikan KPK, adapun daerah dengan pengaduan tertinggi adalah DKI Jakarta dan pusat dengan jumlah 759 aduan.
Berikutnya adalah dari Provinsi Jawa Barat atau Jabar dengan 483 aduan. Kemudian Provinsi Jawa Timur dengan 438 aduan.





