Kota Batam Tembus Nominasi Daerah Terinovatif 2025, Ini Dua Inovasi yang Bikin Kagum

Kota Batam Tembus Nominasi Daerah Terinovatif 2025, Ini Dua Inovasi yang Bikin Kagum
Kota Batam masuk nominasi daerah terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Republik Indonesia. Foto: dok. Kemenpar.

Medianesia, BatamKota Batam masuk nominasi daerah terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Republik Indonesia.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut dan berharap Batam dapat memberikan hasil terbaik bagi masyarakat.

Dari berbagai inovasi yang diajukan, dua di antaranya berhasil menembus tahap nominasi IGA 2025.

Baca juga: Bayar Pajak Bumi dan Bangunan di Batam, Bisa Dapat Umrah dan Hadiah Menarik

Amsakar menjelaskan, tantangan pembangunan di Batam tak jauh berbeda dengan daerah lain, mulai dari peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, hingga pengelolaan lingkungan dan pemerintahan yang baik.

Meski begitu, perkembangan inovasi di Batam menunjukkan tren positif dalam empat tahun terakhir.

Pada 2021, skor inovasi Batam tercatat 37,33, naik menjadi 47,5 pada 2022, lalu 53,61 di 2023, dan 58,18 di 2024.

Untuk penilaian internal 2025, skor inovasi daerah Batam sudah melampaui angka 60.

“Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Batam dalam menjadikan inovasi sebagai langkah percepatan pembangunan daerah,” ujar Amsakar.

Sebagai upaya memperkuat ekosistem inovasi, Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan sejumlah regulasi penting, seperti Perda Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029, Perda Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida dan Perwako Nomor 176 Tahun 2022 tentang Makmal Inovasi Daerah.

Baca juga: Firmansyah Dilantik sebagai Sekda Definitif Kota Batam

Menurut Amsakar, kehadiran berbagai regulasi tersebut menjadi landasan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efisien dan adaptif.

Dari sekian banyak inovasi yang dikembangkan, dua di antaranya menjadi unggulan Batam di IGA 2025, yaitu:

AKSARA (Aktivitas Kreasi Sains Asik Ramah Anak) – gagasan dari SMP Negeri 3 Batam yang menyesuaikan pola belajar dengan kebutuhan psikologis siswa, terbukti meningkatkan capaian rapor pendidikan nasional.

POS PBB 2.0 – sistem pembayaran pajak daerah berbasis QRIS yang mempermudah transaksi non-tunai dan meningkatkan pendapatan daerah.

Amsakar menegaskan bahwa inovasi akan terus menjadi fondasi dalam membangun pemerintahan yang efisien, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca juga: Wali Kota Batam Ajak Pemuda Terus Kobarkan Semangat Perjuangan di Hari Sumpah Pemuda ke-97

“Melalui IGA 2025, kami ingin menjadikan inovasi sebagai budaya kerja di seluruh lini pemerintahan. Harapannya, Batam bisa terus berprestasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.(*)

Editor: Brp

Pos terkait