Medianesia.id, Tanjungpinang – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, lembaga pertahanan strategis TNI itu menyulap sekitar 12 hektare lahan Tanjung Moco di Pulau Dompak, Tanjungpinang, menjadi area pertanian produktif yang dikelola bersama kelompok tani lokal.
Panglima Kogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menjelaskan pembukaan lahan pertanian di Pulau Dompak merupakan bagian dari upaya konkret Kogabwilhan I untuk memanfaatkan potensi wilayah kepulauan.
Selain membuka lapangan kerja baru, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan.
“Membuka lahan dalam rangka mengoptimalkan produksi lokal untuk memenuhi kebutuhan lokal. Karena kita berada di wilayah kepulauan, jadi penting bagi kita untuk bisa mandiri dari sisi pangan,” ujar Letjen Kunto usai kegiatan penanaman bibit di lahan tersebut, Rabu, 15 Oktober 2025.
Baca juga: WNA Malaysia Nekat Selundupkan Sabu di Kemaluan, Dibekuk di Pelabuhan SBP Tanjungpinang
Awalnya, lahan yang dikelola hanya seluas 1 hektare. Namun berkat kerja keras dan pendampingan berkelanjutan, kini area pertanian tersebut telah berkembang menjadi 12 hektare produktif.
Sejumlah tanaman sayur dan buah menunjukkan hasil panen yang menjanjikan dan mulai dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan lokal di sekitar Tanjungpinang.
“Hasil dari panen ini sebagian besar kita pasarkan di pasar lokal dan juga untuk kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar. Jadi benar-benar dari masyarakat dan untuk masyarakat,” sebut Letjen Kunto.
Dalam pengelolaan lahan pertanian ini, Kogabwilhan I melibatkan tiga kelompok tani lokal. Para petani mendapat pendampingan teknis mulai dari sistem irigasi, pola tanam, hingga penggunaan alat mesin pertanian modern.
Baca juga: Kogabwilhan I dan UMRAH Tanamkan Semangat Bela Negara Lewat Maritime Camp
“Kita bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk pendampingan dan pembinaan petani. Di sini, petani bisa konsultasi langsung sambil kita sama-sama belajar meningkatkan hasil,” jelasnya.
Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan petani milenial yang mulai menanam komoditas unggulan seperti nanas dan berbagai jenis sayuran di bagian ujung lahan.
Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam sektor pertanian modern di Kepulauan Riau.
“Kita baru saja menanam nanas bersama petani milenial. Ini bagian dari upaya kita mendorong generasi muda agar mau turun ke sektor pertanian,” pungkas Letjen Kunto.
Dengan pemanfaatan lahan di kawasan Tanjung Moco, Kogabwilhan I berharap kawasan tersebut dapat menjadi sentra pertanian baru di Kepulauan Riau. Selain memperkuat ketahanan pangan lokal, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan tidur demi kesejahteraan bersama.(Ism)
Editor: Brp





