Kloter Perdana Berangkat 12 Mei Mendatang, BPKH Siapkan Living Cost untuk 213 Ribu Jemaah

Pesawat Garuda Indonesia
Maskapai Garuda Indonesia. F.Instagram@garuda.indonesia.

Medianesia.id, Jakarta Pemberangkatan jemaah haji tahun 2024 semakin mendekat. Sesuai jadwal Kementerian Agama (Kemenag), pemberangkatan perdana JCH Indonesia dijadwalkan pada 12 Mei mendatang. 

Untuk mendukung proses pemberangkatan tersebut, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah mempersiapkan distribusi living cost atau uang saku untuk lebih dari 213 ribu jemaah haji reguler.

Setiap jemaah haji reguler akan menerima living cost sebesar 750 riyal per jemaah atau setara dengan Rp 3,1 juta. Untuk mendistribusikan living cost ini, BPKH berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). 

“Total dana yang akan disalurkan mencapai lebih dari 159 juta riyal atau sekitar Rp 665 miliar,” ujar Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati dikutip dari laman Kemenag RI, Sabtu (20/4/2024)

Kolaborasi antara BPKH dan BRI ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima Pekerjaan Penyediaan Banknotes Saudi Arabia Riyal untuk Biaya Hidup Jemaah Haji. 

Sulistyowati, Anggota Badan Pelaksana BPKH, menjelaskan bahwa BPKH memiliki kewajiban untuk mengelola dan menyediakan keuangan haji sesuai dengan kebutuhan dua kali biaya penyelenggaraan ibadah haji. 

Pemerintah dan DPR telah menetapkan bahwa komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji 2024 mencakup biaya living cost bagi jemaah haji, yang akan disediakan oleh BPKH.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *