Medianesia, Batam – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru menggelar upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kompleks Makam Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai, Kampung Rasah, Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia.
Mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan,” kegiatan ini menjadi penyelenggaraan ketiga sejak pertama kali digelar pada 2023.
Upacara ini juga menjadi wujud komitmen KJRI Johor Bahru dalam menjaga semangat kepahlawanan sekaligus mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia.
Baca juga: Kapal Pesiar Rp8 Triliun Milik Jeff Bezos Dituding Jadi Mesin Polusi Laut
Upacara dipimpin oleh Duta Besar RI untuk Malaysia, Dato’ Indera Hermono, dengan Wahyu Kusumanegara, Staf Teknis Imigrasi KJRI Johor Bahru, bertindak sebagai Komandan Upacara.
Sejumlah pejabat dari Malaysia turut hadir, di antaranya YB Datuk Mohd Faizal bin Ramli (Exco Warisan, Teknologi, Inovasi dan Digital), Senator Dr. Jufitri bin Joha, serta perwakilan kepolisian dan imigrasi Negeri Sembilan.
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti lebih dari 200 peserta, termasuk masyarakat Indonesia, pelajar Sekolah Indonesia Johor Bahru, mahasiswa, dan keluarga besar Tambusai dari Riau maupun Negeri Sembilan.
Prosesi juga disiarkan langsung melalui media sosial resmi KJRI Johor Bahru dan disaksikan ratusan penonton daring.
Usai upacara, para peserta melakukan tabur bunga di makam Tuanku Tambusai sebagai bentuk penghormatan kepada sang pahlawan nasional.
Dubes Dato’ Indera Hermono menyampaikan, antusiasme masyarakat terhadap peringatan Hari Pahlawan di makam Tuanku Tambusai terus meningkat setiap tahun.
“Makam ini menjadi satu-satunya makam pahlawan nasional Indonesia yang berada di luar negeri, dan menjadi simbol kuat persahabatan serta ikatan sejarah antara Indonesia dan Malaysia,” tuturnya.
Sementara itu, YB Datuk Mohd Faizal bin Ramli menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan KJRI Johor Bahru agar peringatan Hari Pahlawan dapat digelar rutin setiap tahun.
“Kami juga membuka kemungkinan adanya kerja sama resmi melalui nota kesepahaman (MoU) di masa mendatang,” katanya.
Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Negeri Sembilan dan keluarga besar Tuanku Tambusai atas dukungan sejak kegiatan ini pertama kali digelar.
“Kami berharap ke depan, peringatan ini bisa dikembangkan tidak hanya berupa upacara dan ziarah, tapi juga kegiatan budaya dan sosial yang memperkuat hubungan kedua negara,” ujarnya.
Sebagai latar belakang, Tuanku Tambusai lahir di Dalu-Dalu, Rokan Hulu, Riau, pada 5 November 1784.
Ia dikenal sebagai ulama dan pejuang tangguh dalam Perang Padri melawan Belanda, sehingga dijuluki “Harimau Padri dari Rokan.”
Baca juga: Sejarah Hari Bumi, Awal Mula Gerakan Lingkungan Hidup yang Mengubah Dunia
Setelah perang berakhir, ia menetap di Rasah, Negeri Sembilan, hingga wafat pada 12 November 1882.
Atas jasanya, Pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 071/TK/Tahun 1995.
Hingga kini, semangat perjuangan Tuanku Tambusai terus menjadi inspirasi lintas generasi untuk menegakkan keadilan dan kemerdekaan.(*)
Editor: Brp





