Ketua Dewan Sorot Pendapatan Daerah Kepri

Medianesia.id -Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan, pendapatan daerah Provinsi Kepri sejauh ini, masih kurang menjanjikan. Menurutnya, banyak potensi daerah yang belum dioptimalkan. 

“Persoalan pendapatan daerah masih menjadi soroton kami sampai saat ini,” ujar Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, Selasa (29/11/2022)

Menyikapi kondisi ini, ia meminta Pemprov Kepri bekerja keras untuk mempertebal kantong Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepri.

Karena sampai sejauh ini, sektor pajak masih menjadi andalan utama daerah untuk mengerek pendapatan bagi mengisi kantong APBD Provinsi Kepri.  

“Sektor kemaritiman kontribusi masih sangat minim. Meskipun daerah berstatus sebagai daerah kepulauan,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut. 

Lebih lanjut katanya, dengan mengoptimalkan potensi yang ada dan kewenangan yang dimiliki, Pemprov Kepri diharapkan mampu kuat untuk meningkatkan pendapatan daerah. 

“Identifikasi terhadap potensi dan kewenangan harus terus dilakukan. Sehingga setiap peluang yang tersedia, tidak dilewatkan untuk dikoversi menjadi pendapatan daerah,” jelasnya lagi. 

Masih kata Jumaga, kerja keras harus dilakukan untuk menggali dan mengembangkan potensi dan peluang dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah. 

”Sehingga diharapkan kedepannya kemampuan keuangan daerah Provinsi Kepri, akan beranjak dari kategori sedang, menjadi tinggi,” tutup Jumaga Nadeak. 

Seperti diketahui, konstruksi APBD Provinsi Kepri dari tahun ketahun masih bergantung dari dana transfer Pemerintah Pusat.

Karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya mampu mencover 30 persen dari belanja daerah yang sudah ditetapkan.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *