Medianesia.id, Batam – Konflik Laut China Selatan kembali menjadi sorotan setelah dibahas dalam debat Capres pada Minggu (7/1). Namun, di tengah fokus pada pertahanan dan keamanan, nasib warga Natuna justru terabaikan.
Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, menyayangkan minimnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga Natuna.
“Masyarakat di sana tertinggal dan memerlukan perubahan,” tegas Wahyu.
Ia mencontohkan nelayan Natuna yang masih tertinggal dan tidak mendapatkan subsidi migas.
“BUMD migas perlu didorong untuk hadir di Natuna,” kata Wahyu.
Wahyu menambahkan, kesejahteraan warga Natuna harus menjadi prioritas utama.
“Masyarakat yang sejahtera akan menciptakan lokasi yang aman,” ujarnya.
Wahyu pun mengapresiasi visi Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang menaruh perhatian pada kesejahteraan warga Natuna.
“Pasangan 01 ini memiliki solusi untuk mengatasi permasalahan di Natuna,” tuturnya.
“Pemilih di Natuna harus rasional dalam memilih pemimpin yang benar-benar peduli dengan kesejahteraan mereka,” imbuh Wahyu. (Ism)
Editor : Brp





