“Penghulu bisa menekankan soal penanganan stunting ke calon pengantin. Penyuluh agama tentu saja harus terus intens mendorong moderasi beragama,” tuturnya.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian PANRB.
Ia mengatakan, formasi ini akan membantu Kemenag dalam memperkuat manajemen SDM dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami baru mendapatkan formasi yang luar biasa terbesar dalam sejarah. Kami sangat apresiasi kepada Pak MenPANRB,” kata Yaqut.
Yaqut menjelaskan, pengajuan formasi ini dilakukan karena banyaknya pegawai Kemenag yang akan memasuki usia pensiun.
Selain itu, formasi ini juga dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan guru, dosen, penghulu, penyuluh agama, dan jabatan lainnya.
“Pengadaan ASN 2024 juga untuk percepatan transformasi layanan digital di Kemenag,” pungkasnya.(*/Brp)
Editor: Brp





