Tak ketinggalan, Budayawan Butet Kartaradjasa ikut memberikan orasi bersama anak Wiji Thukul, Fitri Nganthi Wani yang membacakan puisi.
Dalam orasinya, Puan Maharani yang mengenakan baju putih dan topi merah PDIP, tak hanya menyampaikan pesan kepada kader dan simpatisan PDIP, namun juga mengajak pendukung Ganjar-Mahfud dari partai koalisi lain seperti PPP, Partai Hanura, Perindo, dan relawan.
“Jelang 14 Februari, adakah yang akan menerima bantuan dari pihak tertentu?” tanya Puan yang langsung disambut dengan jawaban tegas dari massa, “Tidak!”
“Namun, pilihan kita tetap pada siapa?” lanjutnya semangat, “Ganjar-Mahfud!”
Puan kemudian mengajak pendukungnya untuk tidak gentar menghadapi berbagai intimidasi menjelang hari pencoblosan.
“Jangan pernah gentar, kita harus menangkan Ganjar-Mahfud tanggal 14 Februari. Solid!!!” serunya penuh semangat.
“Di sini, kita tak hanya membicarakan Ganjar-Mahfud, tapi juga masa depan Indonesia yang lebih baik dan sejahtera. Solo untuk siapa?” tanya Puan.
“Ganjar-Mahfud!! Solo untuk Ganjar, bukan Gibran!” jawab massa dengan penuh semangat, menciptakan momen penuh semangat di acara kampanye yang meriah ini.(*/Brp)
Editor: Brp





