Job Fair di Bintan Buka Kesempatan Kerja Bagi Anak Daerah

Job Fair di Bintan Buka Kesempatan Kerja Bagi Anak Daerah
Kegiatan Job Fair di SMKN 1 Gunung Kijang dan melibatkan 16 perusahaan dari berbagai sektor. Seperti industri, perhotelan, hingga swalayan. Foto: Diskominfo Bintan

Medianesia.id, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan kembali menggelar Job Fair untuk membantu calon lulusan SMK dan SSMA dalam memahami lingkungan pekerjaan yang diinginkan serta mendukung program prioritas daerah.

Kegiatan ini berlangsung di SMKN 1 Gunung Kijang dan melibatkan 16 perusahaan dari berbagai sektor. Seperti industri, perhotelan, hingga swalayan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mengapresiasi Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan SMKN 1 Gunung Kijang atas mandat yang diberikan untuk melaksanakan acara tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini mendukung visi dan misi Kepala Daerah Kabupaten Bintan dalam membuka akses informasi terkait lowongan kerja, serta berupaya memperluas bursa tenaga kerja di daerah.

“Pemerintah daerah sangat fokus pada upaya pembukaan dan perluasan bursa lapangan kerja,” ujarnya membuka Job Fair, Jumat (18/10).

Selain itu, ia juga memaparkan serapan tenaga kerja lokal di Bintan pada tahun 2023 mencapai 61 persen.

Dari total 2.334 tenaga kerja yang diterima, 1.379 orang merupakan warga ber-KTP Bintan yang bekerja di berbagai perusahaan di daerah tersebut.

Disamping itu, pada pelaksaaan Job Fair sebelumnya yang digelar di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), dari 1.010 pelamar, 354 orang diterima bekerja, dengan 80 persen di antaranya adalah warga lokal Bintan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, angka pengangguran di Bintan mengalami penurunan signifikan selama tiga tahun terakhir.

Pada Agustus 2021, angka pengangguran tercatat 8,62 persen, kemudian turun menjadi 6,91 persen pada 2022, dan kembali turun menjadi 5,43 persen pada 2023.

Selain itu, Dinas Tenaga Kerja Bintan mencatat adanya peningkatan kerja sama dengan perusahaan lokal.

Hingga tahun 2024, sebanyak 31 perusahaan telah menandatangani MoU untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal, bertambah dari 17 perusahaan pada tahun sebelumnya.

“Ini sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Bintan yang mendorong perusahaan untuk memberikan prioritas kepada putra-putri daerah agar mendapatkan pekerjaan sesuai dengan klasifikasi keahlian yang dibutuhkan,” pungkas Ronny. (Ism)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *