Pria yang juga menjabat Asisten III Pemprov Kepri ini menambahkan, Pemko Tanjungpinang tidak tinggal diam dalam menghadapi kenaikan harga ini.
Selain menggelar pasar murah untuk pengendalian inflasi, Pemko Tanjungpinang juga mendorong masyarakat untuk aktif menanam cabai atau sayur di pekarangan rumah.
Kemudian, Pemko Tanjungpinang juga turut membantu dengan memberikan bibit tanaman kepada masyarakat.
“Kita sudah bagikan bibit cabai beberapa kali untuk masyarakat agar tidak terlalu tergantung ke pasar,” terang Andri.
Saat ini, tingkat inflasi di Tanjungpinang masih tergolong rendah, yaitu di angka 3,07%. Namun demikian, Pemko Tanjungpinang akan terus berupaya untuk menurunkan angka inflasi ini. (Ism)
Editor: Brp





