Medianesia.id, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mendorong agar seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Kepri segera terdaftar sebagai peserta PT Taspen.
Harapan tersebut ia sampaikan saat menerima audiensi jajaran Komisaris dan Direksi PT Taspen (Persero) di Batam, Kamis kemarin, 4 Desember 2025.
Menurut Nyanyang, kepesertaan PPPK dalam Taspen penting untuk memastikan mereka mendapatkan hak yang sama seperti Aparatur Sipil Negara lainnya, khususnya terkait jaminan sosial dan perlindungan masa tua.
“Paling tidak, tahun 2026 seluruh PPPK Pemprov Kepri sudah bergabung dan menjadi anggota Taspen,” ujarnya.
Baca juga: Anggaran Menyusut, Pemprov Kepri Rombak TPP ASN untuk Biayai PPPK
Ia juga meminta agar penyaluran hak pensiun pegawai yang memasuki masa purna tugas dapat dilakukan melalui PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap).
Dengan begitu, seluruh proses pembayaran pensiun dapat berlangsung melalui satu pintu dan lebih tertata.
“Penyaluran hak pensiun jangan lagi terpecah seperti sekarang. Lebih baik satu pintu agar lebih efektif,” tegasnya.
Baca juga: Wagub Nyanyang Ajak PPPK Baru Jadi Energi Baru Pelayanan Publik di Kepri
PT Taspen merupakan BUMN yang mengelola berbagai program jaminan sosial bagi ASN, meliputi Tabungan Hari Tua (THT), dana pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), hingga Jaminan Kematian (JKM).
Komisaris Utama PT Taspen, Fary Djemy Francis, mengapresiasi dorongan yang diberikan Pemprov Kepri. Ia memastikan Taspen siap memperkuat kualitas layanan jaminan sosial bagi seluruh ASN di daerah tersebut.
“Keberadaan Taspen harus memberi layanan maksimal, mulai dari pembayaran hak purna tugas hingga perlindungan kesejahteraan sosial lainnya,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan mempercepat integrasi PPPK Kepri ke dalam sistem Taspen, sekaligus memastikan pelayanan pensiun dan jaminan sosial ASN di daerah semakin optimal.(Ism)
Editor: Brp





