Ismiyati Ingatkan Pentingnya Buku Rujukan bagi Pelajar di Tanjungpinang

Ismiyati Ingatkan Pentingnya Buku Rujukan bagi Pelajar di Tanjungpinang
Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Ismiyati. Foto: Medianesia/Mhd.

Medianesia, Tanjungpinang – Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Ismiyati, menyebut masih minimnya ketersediaan buku rujukan sebagai sumber belajar di sekolah-sekolah di Kepri, khususnya di Kota Tanjungpinang.

Menurut Ismiyati, peningkatan mutu pendidikan perlu dimulai dari pemenuhan sumber belajar yang memadai, salah satunya melalui penyediaan buku rujukan yang beragam dan berkualitas di perpustakaan sekolah.

Ia menilai, perpustakaan tidak seharusnya hanya menyediakan buku pelajaran, tetapi juga perlu dilengkapi dengan buku yang dapat menambah wawasan siswa dan mahasiswa.

Baca juga: Ratusan Polisi Overweight di Tanjungpinang Diwajibkan Kendalikan Berat Badan

“Tidak hanya buku pelajaran, tetapi juga buku yang bisa memperluas wawasan pelajar,” kata Ismiyati, Rabu (2/1/2026).

Berdasarkan hasil reses tahun 2025 yang dilakukannya di Tanjungpinang, ia menemukan bahwa sebagian perpustakaan sekolah masih kekurangan buku rujukan.

Kondisi tersebut dinilai dapat menyulitkan pelajar dalam memperoleh referensi tambahan untuk menunjang pembelajaran.

Ia menjelaskan, apabila buku tersedia dengan cukup, pelajar hingga mahasiswa tidak perlu mencari referensi ke luar daerah.

Baca juga: Penimbunan Bakau di Tanjung Ayun Sakti Diduga Ilegal, Lurah Pastikan Tanpa Izin

Menurutnya, pembahasan mengenai mutu pendidikan tidak terlepas dari ketersediaan sumber belajar yang memadai.

Selain itu, Ismiyati menegaskan bahwa pelajar berhak mendapatkan akses terhadap sumber literasi yang berkualitas, tidak hanya dari buku pelajaran, tetapi juga dari buku pengetahuan umum dan referensi lain yang telah tersertifikasi.

“Buku pengetahuan umum juga perlu disediakan, tentu yang sudah tersertifikasi, agar ilmu yang diperoleh memiliki kualitas yang baik,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat lebih serius memperhatikan pemenuhan buku rujukan di sekolah-sekolah.

Baca juga: Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Negeri Baru di Batam, Anggaran Rp10 Miliar

Ismiyati juga mendorong penguatan literasi tidak hanya melalui buku cetak, tetapi juga dengan pengembangan perpustakaan digital agar akses sumber belajar dapat menjangkau pelajar secara lebih luas dan merata di Kepulauan Riau.(Mhd)

Editor: Brp

Pos terkait