Medianesia.id, Batam – Harga produk Amerika Serikat (AS) seperti iPhone tidak turun harga meski Pemerintah Indonesia membebaskan tarif bea masuk untuk sejumlah produk asal AS.
Lantas, apakah kebijakan ini akan berdampak pada harga jual iPhone di pasar Indonesia?
Harga jual iPhone di Indonesia tetap tidak berubah. Pasalnya, ponsel tersebut tidak termasuk dalam daftar produk yang memperoleh pembebasan tarif impor.
Hal ini berkaitan dengan lokasi produksi gawai pabrikan Apple, yang sebagian besar, sekitar 80 persen dan masih berbasis di China melalui pabrik milik Foxconn.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Apple tengah menghadapi tekanan dari konflik dagang antara Amerika Serikat dan China.
Kondisi ini mendorong Apple untuk mempercepat diversifikasi lokasi produksinya, salah satunya ke India.
Produksi iPhone di India kini lebih difokuskan untuk memenuhi permintaan dari pasar Amerika Serikat.
Padahal sebelumnya, pabrik-pabrik Apple di India juga melayani ekspor ke negara-negara lain seperti Belanda, Ceko, dan Inggris.
Data terbaru menunjukkan bahwa dalam periode Maret hingga Mei 2025, Foxconn mengekspor iPhone senilai US$3,2 miliar dari India, dan sebanyak 97 persen pengiriman tersebut ditujukan ke pasar AS.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun 2024, hanya 50,3% dari total ekspor iPhone India yang dikirim ke Amerika.(*)
Editor: Brp





