Medianesia, Batam – iPhone 18 Pro Max dikabarkan hadir dengan sejumlah perubahan signifikan, mulai dari desain layar hingga teknologi kamera, yang berbeda dari peningkatan bertahap pada generasi sebelumnya.
Salah satunya berada pada sektor kamera. Selama ini, kamera ponsel dibatasi oleh lensa dengan bukaan tetap.
Pada iPhone 18 Pro Max, Apple dikabarkan mengadopsi sistem aperture variabel mekanis serta teknologi telekonverter internal.
Baca juga: Xiaomi Resmi Rilis Redmi Note 15 Series, Ini Spesifikasi dan Harganya di Indonesia
Inovasi ini memungkinkan pengaturan bukaan lensa secara fisik, bukan hanya melalui pemrosesan perangkat lunak.
Selain kamera, perangkat ini juga disebut akan ditenagai chip A20 Pro berbasis fabrikasi 2 nanometer, yang diklaim menawarkan peningkatan performa dan efisiensi daya.
Berikut rangkuman spesifikasi, fitur utama, hingga estimasi harga
Desain Layar Penuh, Dynamic Island Dihilangkan
Perubahan paling terlihat pada ponsel ini disebut terletak pada bagian depan. Apple dikabarkan telah menerapkan teknologi Under Display Face ID, sehingga sensor biometrik tidak lagi terlihat di permukaan layar.
Layar Super Retina XDR berukuran 6,9 inci hanya menyisakan satu lubang kecil untuk kamera depan 24MP.
Baca juga: Indonesia Blokir Sementara Grok, Tegaskan Larangan Deepfake Seksual Berbasis AI
Dengan hilangnya Dynamic Island, area layar menjadi lebih luas dan rasio layar ke bodi meningkat dibandingkan generasi sebelumnya.
Chip A20 Pro Berbasis 2nm
Di sektor performa, iPhone seri ini disebut menggunakan chip A20 Pro yang diproduksi dengan proses 2nm oleh TSMC.
Peralihan dari 3nm ke 2nm diklaim membawa peningkatan performa CPU hingga 15 persen serta efisiensi daya sekitar 30 persen lebih baik.
Apple juga disebut menetapkan RAM 12GB sebagai standar. Kombinasi ini mendukung kinerja multitasking, pemrosesan kecerdasan buatan Apple Intelligence, serta kemampuan grafis dengan dukungan ray tracing untuk kebutuhan visual tingkat tinggi.
Baca juga: ASN Wajib Tahu, Ini Fungsi dan Cara Kerja eKinerja BKN
Sistem kamera menjadi salah satu aspek yang paling banyak diperbincangkan. iPhone 18 Pro Max dikabarkan menggunakan aperture variabel berbasis mekanis, memungkinkan pengguna mengatur bukaan lensa dari f/1.4 hingga f/2.4 secara fisik.
Teknologi telekonverter internal juga disebut memberi fleksibilitas tambahan pada kamera periskop, sehingga kemampuan zoom optik dapat diperluas tanpa menambah ketebalan perangkat secara signifikan.
Beberapa keunggulan iPhone seri ni antara lain desain layar penuh tanpa Dynamic Island serta efisiensi daya dari chip 2nm.
Namun, ukuran layar 6,9 inci dinilai masih kurang nyaman untuk penggunaan satu tangan.
Baca juga: Ancaman Keamanan di Balik Situs Streaming Ilegal, Pengguna Diminta Waspada
Selain itu, harga perangkat ini diperkirakan mengalami kenaikan seiring meningkatnya biaya produksi dan riset teknologi semikonduktor terbaru.
Mengacu pada tren harga global dan nilai tukar rupiah pada 2026, berikut perkiraan harga di distributor resmi:
Kapasitas 256GB: Rp25.499.000
Kapasitas 512GB: Rp28.999.000
Kapasitas 1TB: Rp32.499.000
Baca juga: Traveler Wajib Punya DJI Neo 2, Drone Ringan untuk Dokumentasi Liburan
Apple juga dikabarkan mengubah strategi peluncuran produknya. Pada 2026, perusahaan ini disebut hanya merilis lini iPhone Pro dan iPhone Fold pada September.
Sementara itu, varian standar dengan harga lebih terjangkau baru akan diperkenalkan pada awal 2027.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Apple untuk mendorong konsumen ke segmen premium yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi.(*)
Editor: Brp





