Medianesia.id, Tanjungpinang – Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Dewi Kumalasari, mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang menaikan insentif untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Non Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya guru honorer.
Ia menilai penambahan insentif sebesar Rp100 ribu ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan para guru yang memiliki peran penting dalam pendidikan generasi mendatang.
“Dana APBD tahun 2024 ini harus mencukupi untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh PTK Non ASN,” tegas Dewi, Rabu (28/2).
“Tujuannya agar para PTK Non ASN ini lebih semangat lagi dalam mendidik generasi penerus bangsa di Kepri,” imbuhnya.
Dewi menjelaskan, kenaikan insentif ini merupakan hasil perjuangan bersama antara DPRD Kepri dan Pemprov Kepri.
“Kenaikan insentif ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan para guru honorer,” kata Dewi.
Agustrian, seorang PTK Non ASN di SMK Negeri Tanjungpinang, merasa bersyukur atas kebijakan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri atas kenaikan insentif yang diberikan.
“Terima kasih kepada Pemprov Kepri,” ucap Agustrian. “Semoga dengan kenaikan ini, kami semakin termotivasi untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak di Kepri,” imbuhnya.
Kenaikan insentif ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan kinerja para PTK Non ASN dalam menjalankan tugasnya. (Ism)
Editor : Brp





