Medianesia.id, Batam – Kota Batam memiliki beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dan sepanjang tahun 2021, Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menunjukkan kinerja yang lebih baik.
Tercatat, ada bebebapa proyek dan KEK yang ada dan akan beroperasi di Kota Batam.
Diantaranya, KEK BAT (BATAM AERO TECHNIC) yang memiliki luas area mencapai 30 hektar. Dan 18 hejtar lahan yang sudah dimanfaatkan. Dengan target Investasi sebesar Rp 7,29 T (hingga 2030), serta mampu menyerap 9.976 tenaga kerja.
Selanjutnya, KEK Nongsa Digital Park (NDP) dengan target investasi mencapai Rp16 Triliun dan realisasi Penyerapan Tenaga Kerja: 1.530 orang (dari 16.500 orang tahun 2040)
“Kemudian, KEK Kesehatan Internasional Sekupang. Yang diharapkan menjadikan Batam sebagai destinasi layanan kesehatan berstandar internasional, dengan menyediakan fasilitas kesehatan unggulan dan fasilitas pendukung lainnya yang terpadu,” terang Rudi.
Selain itu, tambahnya juga, ada beberapa proyek yang tengah dan akan dikerjakan. Seperti PLTS Sei Tembesi yang merupakan MoU antara BP Batam dengan PT. Toba Group. Dengan rencana Kapasitas Daya mencapai 333 MW dan Nilai Investasi mencapai Rp. 7 Triliun.
Kemudian ada, PLTS Duriangkang yang merupakan MoU antara BP Batam dengan PT. Sunseap Group. Dengan rencana Kapasitas Daya 2,2 GWp, serta nilai investasi mencapai Rp. 29 Triliun.
Disisi infrastruktur, tercatat sepanjang tahun 2021 ada 38 kegiatan atau proyek infrastruktur yang dilakukan oleh BP Batam dengan nilai mencapai Rp 428 Miliar.
Serta proyek Multi Years Contract di sektor infrastruktur dengan 18 kegiatan senilai Rp 431 Miliar.
“Di sektor kepelabuhan, BP Batam juga telah menyelesaikan beberapa proyek. Diantaranya, revitalisasi dan pembangunan rak pipa terpadu terminal Curah Cair Kabil, Perbaikan Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar, Perkerasan Container Yard Dermaga Utara 2 Ha, Pembangunan Reception Facilities Terminal Umum Batu Ampar, Pembangunan IPAL Terminal Penumpang Domestik Sekupang, serta Pembangunan Reception Facilities Terminal Umum Curah Cair Kabil,” tegasnya.
Sementara proyek dalam pelaksanaan pekerjaan diantaranya, pengadaan Alat Bongkar Muat Pelabuhan Batu Ampar, dan Revitalisasi Kolam Dermaga Utara Pelabuhan Terminal Batu Ampar.
Di sisi ke Bandaran, tercatat ada beberapa proyek yang sudah selesai dikerjakan. Diantaranya, Pembangunan Taxiway dan Apron 04 Bandara Hang Nadim, Revitalisasi Jaringan Listrik Terminal 1 Bandara Hang Nadim, Pembangunan Jalan Akses Terminal Kargo Bandara Hang Nadim, Perbaikan gorong-gorong Cirrugated Steel yang melintasi Runway dan Taxiway, dan Pemasangan Jalur TM dari Substation (SS2) ke DVOR.
Serta proyek dalam pelaksanaan pekerjaan. Yakni pekerjaan Multi Years Pembanguann Terminal kargo, Pengembangan Pavement Runway Service Performamnce Bandar Udara Hang Nadim Batam, Pembangunan bangunan pelintas Kawasan bandara, dan Pembanguna Masjid Bandara Hang Nadim (progress 76,25%). (*)





