Medianesia.id, Batam – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil batu bara terbesar di dunia. Pada tahun 2023, produksi batu bara Indonesia mencapai 775,2 juta ton, atau 112% dari target yang ditetapkan pemerintah.
Produksi batu bara Indonesia digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi domestik dan ekspor. China dan Hong Kong merupakan tujuan ekspor batu bara Indonesia terbesar.
Di Indonesia, terdapat banyak perusahaan pertambangan yang beroperasi. Beberapa di antaranya memiliki kapasitas produksi yang besar, bisa melampaui 50 juta ton per tahun.
Berikut ini adalah 5 perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan kapasitas produksinya:
PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
Adaro memiliki beberapa perusahaan pertambangan yang mengelola konsesi di Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan. Pada tahun 2022, perusahaan ini berhasil memproduksi hingga 62,88 juta ton.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Perusahaan ini memproduksi sebanyak 70 juta ton sepanjang tahun 2022. Pada Oktober 2023, BUMI membeli 100% saham PT Kaltim Prima Coal (KPC), perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kalimantan Timur.
PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
BYAN mengelola konsesi pertambangan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Perusahaan milik salah satu orang terkaya di Indonesia ini—Low Tuck Kwong—memproduksi 38,9 juta ton batu bara sepanjang tahun 2022.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
PTBA adalah salah satu emiten batu bara favorit para investor. Perusahaan pelat merah ini memiliki delapan anak usaha, dan memiliki lima wilayah pengelolaan dan mengoperasikan tiga pelabuhan. Cadangan sumber daya yang dimiliki PTBA mencapai 3,02 miliar ton.





