Medianesia.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga akhir perdagangan, Kamis 21 Oktober 2021. Indeks merosot 23 poin atau 0,34 persen ke 6.632,97.
Sementara itu, Indeks LQ45 merosot 0,91 persen menjadi 966,28. Dari 662 saham yang diperdagangkan, 188 di antaranya menguat, 347 melemah dan 127 stagnan.
Frekuensi perdagangan tercatat 1,57 juta kali dengan nilai transaksi Rp19,84 triliun dan 28,64 miliar lembar saham diperjualbelikan. 11 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas melemah, sementara dua di antaranya mencatatkan koreksi.
Sektor barang konsumen nonprimer memimpin penguatan dengan naik 0,28 persen. Kontributor utama yang menekan indeks, yaitu sektor energi yang merosot 2,57 persen.
Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) Rp467,74 miliar di keseluruhan pasar. Di pasar reguler, asing net buy Rp579,96 miliar.
Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik Rp925 atau 6,69 persen ke Rp14.750, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) naik Rp1.195 atau 24,74 persen ke Rp6.025 dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) naik Rp110 atau 2,94 persen ke Rp3.850.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp950 atau 3,70 persen ke Rp24.700, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp200 atau 3,15 persen ke Rp6.150 dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp100 atau 3,55 persen ke Rp2.720.
Berikut selengkapnya bursa saham Asia sore ini:
Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,87 persen ke 28.708,58
Indeks SSE Composite naik 0,122 persen ke 3.594,78
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,47 persen ke 26.012,35
Indeks Komponen Shenzhen turun 0,05 persen ke 14.444,86
Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,19 persen ke 3.007,33





