IHSG Sesi I Menguat 0,19%, Ditopang Ekspektasi Inflasi Rendah

IHSG Sesi I Menguat 0,19%, Ditopang Ekspektasi Inflasi Rendah
IHSG Sesi I Menguat 0,19%, Ditopang Ekspektasi Inflasi Rendah. Foto: Ilustrasi Pexels/Burak The Weekender.

Medianesia.id, Batam – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I ditutup menguat 0,19% ke level 7.205,93 pada perdagangan hari ini, Rabu (31/1/2024).

Penguatan IHSG ini didorong oleh ekspektasi investor pada rilis data inflasi yang diperkirakan melandai.

Investor mencermati rilis data inflasi yang diperkirakan melandai dari 2,61% yoy pada Desember 2023 menjadi 2,58% yoy pada Januari 2024. Inflasi Indonesia cenderung stabil dalam rentang asumsi APBN di kisaran 2%-4% yoy.

Selain itu, mayoritas harga saham ditutup menguat pada sesi I. Sedangkan sektor teknologi melemah 0,27%, namun sektor energi naik 0,89%.

Penguatan sektor energi didorong oleh naiknya harga komoditas batu bara 2,71% ke level USD119,55 per ton.

Riset harian Panin Sekuritas menjelaskan, perlu diketahu level psikologis harga batu bara saat ini berada di USD130 per ton, di mana harga batu bara saat ini cenderung sulit untuk menembus level psikologis tersebut.

“Dikarenakan minat batu bara dari konsumen terbesar dunia, China yang lebih terfokus pada tipe kalori dan sulfur rendah,” katanya.

Hal ini disebabkan harga batu bara dengan kandungan rendah berada di level murah, untuk spesifikasi 4.200 kilokalori per kg (kkal per kg) berada pada harga USD58,94 per ton.

Nilai transaksi perdagangan sepanjang sesi I IHSG relatif sepi, hanya mencapai Rp4,8 triliun, lebih rendah dari nilai transaksi pada sesi I pada perdagangan kemarin (30/1). Di mana perdagangan saham tertinggi didominasi oleh saham perbankan besar dan otomotif.(Brp)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *