Dari situ, almarhum tidak pernah pulang ke rumah. Pihak keluarga pun sempat berupaya mencari keberadaan pelaku, namun tetap tak ditemukan.
Kemudian, pihak keluarga melaporkan kejadian kehilangan orang di Polsek Tanjungpinang Kota, pada September 2022 lalu.
“Jasad tengkorak almarhum juga sudah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan,” sebutnya.
Sementara itu, Dokter spesialis forensik RSUP Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang, Indra Faisal, menyampaikan kondisi jasad tengkorak yang diserahkan ke pihak keluarga tidak utuh secara keseluruhan.
Kondisinya rangkanya pun sudah ada yang rusak pengaruh alam.
“Meskipun tidak utuh, tapi dari kepala hingga kaki ada semua,” katanya.





