Menurut Rudi, aktor intelektual kerusuhan Demo Rempang itu diketahui dari cerita keluarga pendemo yang ditahan polisi.
Keluarga pendemo dari Tanjungpinang dan Lingga yang mengungkapkan hal tersebut.
“Kenapa saya tahu, karena keluarganya datang minta tolong dibantu melepaskan suaminya. Saya tanya suaminya kenapa, suami kami ditahan saat demo dulu. Saya tanya kalian tinggal dimana, mereka bilang tinggal di Tanjungpinang dan Daik Lingga. Hampir lebih separuh, hanya delapan orang yang orang Rempang,” ujarnya.
“Saya bilang kepada mereka untuk minta tolong yang menyuruh kamu,” tambahnya.
Kepala BP Batam ini juga menyatakan akan membuka ke publik siapa dalang kerusuhan demo Rempang agar masyarakat mengetahuinya.
“Nanti setelah mereka keluar saya akan buka semua. Agar masyarakat tahu bahwa ini kerjaan Pemerintah Provinsi Kepri. Saya tidak sebut orangnya, orangnya ada di sana. Rupanya Allah maha kuasa. Allah membalikkan cerita ini setelah 3 bulan saja,” ujarnya dalam sambutannya.





