Harga Minyak Goreng di Luar Jawa-Sumatera Melebihi HET

Harga Minyak Goreng di Luar Jawa-Sumatera Melebihi HET
Harga Minyakita Naik, Tembus Rp 20.000/Liter di Sejumlah Wilayah. Foto: Dok Kemendag

Medianesia.id, Jakarta – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa harga minyak goreng di luar Jawa dan Sumatera perlu mendapatkan perhatian serius.

Saat ini, rata-rata harga minyak goreng di daerah tersebut telah mencapai Rp20.197 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk merek Minyakita yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

“Di luar Jawa-Sumatera, harga rata-rata minyak goreng sudah menyentuh Rp20.197 per liter. Ini menunjukkan perlunya perhatian khusus karena besaran ini melampaui HET,” ujar Amalia di Jakarta, Rabu (20/11).

Amalia menyebut, lonjakan harga yang sangat signifikan di beberapa wilayah terpencil. Di Kabupaten Intan Jaya, Papua, harga minyak goreng tercatat mencapai Rp60 ribu per liter, sementara di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, harga minyak goreng mencapai Rp21 ribu per liter.

“Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam distribusi minyak goreng di wilayah-wilayah tersebut, yang secara langsung dapat memengaruhi daya beli masyarakat,” tambahnya.

Kenaikan harga minyak goreng di luar wilayah utama seperti Jawa dan Sumatera dinilai bisa memberikan dampak negatif terhadap perekonomian masyarakat.

Hal ini terutama dirasakan oleh keluarga dengan pendapatan rendah yang sangat bergantung pada minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari.

Amalia menekankan pentingnya upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan distribusi yang menyebabkan perbedaan harga yang signifikan.

“Distribusi yang tidak merata menjadi tantangan utama. Harga yang terlalu tinggi ini dapat memperlebar ketimpangan daya beli masyarakat di daerah terpencil dibandingkan daerah lainnya,” tutupnya. (*)

Editor: Brp

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *