Safar, salah satunya, ia mengaku heran dengan harga cabai merah yang terus merangkak naik.
Menurutnya, kenaikan harga cabai merah disebabkan terjadinya musim kemarau di daerah Pulau Jawa. Sehingga, terjadinya gagal panen terhadap cabai merah.
“Mungkin karena musim kemarau. Liat saja, cabainya pun kisut-kisut semua. Cabai merah harganya sempat Rp. 48 ribu per kilogram, sekarang Rp. 60 ribu karena kisut-kisut,” kata Safar.
Selai cabai merah, kata Safar cabai rawit yang ia jual senilai Rp. 48 ribu per kilogram yang sebelumnya hanya Rp. 42 kilogram.
Sementara cabai hijau dipatok Rp. 47 ribu per kilogram, yang sebelumnya Rp. 40 ribu.
Sementara menurut salah seorang pembeli, Atun menilai harga cabai merah Rp. 70 ribu per kilogram memang terlalu tinggi.





