“Ajak Gubernur, jangan mau enaknya saja, tapi ketika masalah sudah timbul seperti sekarang ini dilempar ke orang lain. Itu namanya pemimpin yang suka lempar batu sembunyi tangan,” tegas Aluan.
Sebagai bentuk keseriusan Gubernur Kepri dalam mendukung rencana investasi di Rempang, lanjut Aluan, Gubernur Kepri telah mengeluarkan keputusan nomor 828 tahun 2023 tentang dukungan Pemprov Kepri.
“Dukungan Gubernur sangat jelas dan beliau langsung yang tanda tangan. Berbeda dengan dukungan Pemko Batam yang hanya ditandatangani oleh Sekda Kota Batam,” tegasnya lebih lanjut.
Bukti keseriusan Gubernur Ansar lainnya juga ditunjukkan ketika selesai Rapat bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta yang dihadiri oleh Mendagri RI Tito Karnavian dan Menparekraf Sandiaga Uno.
“Sekarang ini setelah beberapa kejadian sebelumnya seolah-olah BP Batam mencari kambing hitam. Pak Ansar dibilang tidak hadir dan sebagainya,” tutupnya.(*)
Editor : Ags





