Medianesia.id, Tanjungpinang-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berambisi menjadikan Pulau Penyengat, Tanjungpinang sebagai ikon pariwisata sejarah dan budaya di Provinsi Kepri.
“Di Pulau Penyengat ini, kita punya banyak potensi yang bisa kita kembangkan, salah satunya adalah kawasan Balai Adat yang merupakan cagar budaya dan sejarah bangsa kita,” ujar Gubernur Kepri, Minggu (14/1/2023)
Menurut Gubernur, tahun depan, Pemprov Kepri akan menata kawasan ini dengan membangun jalan lingkar, monumen bahasa nasional, dan fasilitas lainnya yang mendukung pariwisata.
“Pulau Penyengat harus kita jadikan sebagai green tourism village, yaitu kawasan wisata yang ramah lingkungan dan bebas polusi,” tegasnya.
Untuk itu, ia berencana mengganti bentor-bentor yang ada di pulau ini seluruhnya dengan kendaraan bertenaga listrik pada tahun 2024, yang telah dimulai.
“Kita ingin Pulau Penyengat ini menjadi ikon pariwisata yang menawarkan keunikan budaya, sejarah, dan alam yang luar biasa, tanpa mengorbankan kesehatan dan kenyamanan pengunjung dan masyarakat,” tegasnya.
Dengan begitu, kita bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tutur Gubernur Ansar.(*)
Editor : Ags





