Gubernur Ansar Resmikan Penyalaan 24 Jam Sistem Kelistrikan Pulau Karas, Batam

Gubernur Ansar Resmikan Penyalaan 24 Jam Sistem Kelistrikan Pulau Karas, Batam
Gubernur Ansar Ahmad meresmikan penyalaan 24 jam Sistem Kelistrikan PT. PLN (Persero) Sub ULP Karas, Kelurahan Karas, Kecamatan Galang, Kota Batam. Foto: Diskominfo Kepri

Medianesia.id, Batam – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan penyalaan 24 jam Sistem Kelistrikan PT. PLN (Persero) Sub ULP Karas di Kelurahan Karas, Kecamatan Galang, Kota Batam. Peresmian ini menandai peningkatan operasional listrik di Pulau Karas dari sebelumnya hanya 14 jam menjadi 24 jam.

Langkah ini merupakan bagian dari program Kepri Terang yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di bawah kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad, dengan tujuan untuk menerangi seluruh wilayah Kepri secara merata dan mendukung generasi yang lebih cemerlang di masa depan.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad mengungkapkan rasa syukurnya atas berkah Ramadhan yang luar biasa ini.

“Pilihan untuk menambah operasional listrik menjadi 24 jam ini berat sekali karena di anggaran perubahan dananya tidak tersedia banyak, namun akhirnya kita tetap memprioritaskan agar masyarakat Pulau Karas bisa menikmati listrik 24 jam,” ujar Gubernur Ansar.

Meski pada 4 Januari 2024 telah dipasang mesin 350 kVA di Pulau Karas, operasional listrik masih terbatas 14 jam karena PLN harus berkoordinasi dengan PLN Pusat terkait penambahan personil dan subsidi BBM.

“Bersyukur setelah 24 jam harus digunakan sebaik mungkin, dorong untuk kegiatan ekonomi yang produktif, supaya ekonominya berubah. Manfaatkan ini, semoga dengan 24 jam masyarakat bisa lebih semangat,” tambahnya.

Gubernur Ansar berharap dengan penyalaan listrik 24 jam ini, masyarakat bisa lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Sudah semestinya pemimpin memikirkan kebutuhan masyarakat, apalagi hal yang mendasar seperti listrik,” pungkas Gubernur Ansar.

Amin (34), salah seorang warga Pulau Karas, menyatakan rasa syukurnya.

“Dari saya lahir di pulau ini baru tahun ini kita masyarakat bisa tau rasanya 24 jam listrik, kita senang sekali pak gubernur peduli sama kita,” kata Amin.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepri, M. Darwin, melaporkan bahwa tiga bulan sebelumnya, tepatnya pada 3 Januari 2024, Gubernur Ansar Ahmad meresmikan genset 350 kVA dari APBD perubahan untuk Pulau Karas.

Sebelumnya, sistem kelistrikan Sub ULP Karas hanya menyala 14 jam menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan daya terpasang 580 kW, daya mampu 520 kW, dan beban puncak 200 kW. Jumlah pelanggan PLN di Pulau Karas saat ini sebanyak 638 pelanggan.

“Hari ini kita resmikan peningkatan jam nyala sistem kelistrikan Sub ULP Karas di Kelurahan Karas, Kecamatan Galang, Kota Batam menjadi 24 jam,” ungkap M. Darwin.

Dengan peningkatan operasional listrik ini, diharapkan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat Pulau Karas akan semakin membaik. (Adv)

Editor: Brp

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *