Medianesia.id, Bintan – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bintan di aula Kantor Bupati Bintan, Rabu (23/2/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi di Bintan.
Gubernur Ansar mengatakan, Musrenbang merupakan tahapan yang sangat penting untuk menyusun rencana pembangunan di Bintan. Ia berharap, program-program yang dihasilkan dalam Musrenbang dapat merefleksikan kondisi aktual masyarakat Bintan.
Gubernur Ansar juga mengingatkan pentingnya tujuh indikator pembangunan nasional, yaitu angka kemiskinan, angka pengangguran, angka kematian ibu melahirkan, angka kematian bayi, indeks pembangunan manusia, pendapatan per kapita, dan indeks gini ratio. Ia berharap, semua pihak dapat bekerja sama untuk mencapai target-target tersebut.
Selain itu, Gubernur Ansar juga menyambut baik Rembug Stunting Kabupaten Bintan Tahun 2022. Ia mengatakan, stunting merupakan permasalahan yang harus diselesaikan secara serius.
“Angka stunting di Kepri cukup rendah, yaitu 16,8 %. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Kita harus terus berupaya menurunkan angka stunting di Kepri,” ujar Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar juga mengapresiasi aplikasi Si-lancar yang merupakan inisiatif dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan. Ia berharap, aplikasi ini dapat membantu masyarakat Bintan dalam mencari pekerjaan.
“Kita harus memanfaatkan digitalisasi agar potensi lapangan pekerjaan dari hasil investasi yang ada di Kabupaten Bintan memang benar-benar mampu diserap oleh pekerja lokal,” ujar Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar menutup sambutannya dengan harapan agar kemajuan ekonomi di Bintan pasca pandemi dapat terwujud dan terdistribusi secara merata ke seluruh lapisan masyarakat.(ADV)
Editor: Brp





