GOTO Rilis Kinerja 2023, Saham Ambles 1,37 Persen Jelang Pengumuman

GOTO Rilis Kinerja 2023, Saham Ambles 1,37 Persen Jelang Pengumuman
GOTO Rilis Kinerja 2023, Saham Ambles 1,37 Persen Jelang Pengumuman. Foto: GoTo.

Medianesia.id, Batam – Saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (19/03/2024), merosot 1,37% ke posisi Rp 72/saham. Penurunan ini terjadi menjelang rilis kinerja keuangan perseroan pada tahun 2023.

CNBC Indonesia melaporkan sepanjang 2023, GOTO mencatat kerugian Rp 90,5 triliun, dipicu oleh pencatatan pembalikan nilai goodwill (goodwill reversal) senilai Rp 78,8 triliun.

Hal ini merupakan dampak dari transaksi Tokopedia dan TikTok yang mengakibatkan hilangnya pengendalian GOTO terhadap Tokopedia.

Namun, perseroan menunjukkan beberapa pencapaian positif, seperti:

  • Mencapai level profitabilitas setelah 14 tahun beroperasi, dengan EBITDA Grup yang disesuaikan positif Rp 77 miliar pada kuartal IV-2023.
  • Memperbaiki kinerja secara signifikan dengan EBITDA yang disesuaikan setahun penuh minus Rp 3,67 triliun, jauh lebih rendah dari setahun sebelumnya yang tercatat minus Rp 16,01 triliun.
  • Terus menurunkan cost to serve unit bisnis On-Demand Services, serta memperluas jangkauan produk unggulan ke berbagai kota.
  • Menjangkau pengguna secara masif dengan tetap mempertahankan pendapatan mitra pengemudi.
  • Meningkatkan jumlah pengguna baru serta reaktivasi pengguna nonaktif (dormant users).

Pada Desember 2023, GOTO dan TikTok mengumumkan kemitraan strategis yang menggabungkan platform Tokopedia dan layanan e-commerce TikTok di Indonesia di bawah PT Tokopedia, dengan TikTok sebagai pemegang saham pengendali.

Sebagai bagian dari perjanjian, TikTok akan menginvestasikan lebih dari US$ 1,5 miliar pada entitas baru tersebut secara bertahap.

GOTO juga akan menerima pendapatan dari Tokopedia sejalan dengan skala dan pertumbuhan perusahaan tersebut.

Meskipun saham GOTO terkoreksi hari ini, investor asing masih menunjukkan minat dengan mencatatkan net buy senilai Rp 10,07 miliar.

Pencapaian positif GOTO di kuartal IV-2023 dan kemitraan dengan TikTok diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan profitabilitas perseroan di masa depan.

Analis memprediksi GOTO akan terus menunjukkan kinerja yang membaik dan mencapai adjusted EBITDA positif tanpa membutuhkan suntikan modal lagi.(*/Brp)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *