Medianesia.id, Batam – Pemerintah berencana memberikan penugasan khusus kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk fokus menangani percepatan pembangunan di Papua. Bahkan, Gibran disebut berpeluang menempati kantor khusus di wilayah tersebut.
Rencana ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, dalam acara peluncuran Laporan Tahunan Komnas HAM, Rabu (9/7/2025).
“Presiden Prabowo akan memberikan penugasan khusus kepada Wakil Presiden Gibran untuk mempercepat pembangunan Papua. Ini sedang didiskusikan dalam lingkup pemerintah,” ujar Yusril, dikutip dari kanal YouTube Komnas HAM.
Menurut Yusril, penugasan ini merupakan langkah pertama dalam sejarah pemerintahan Indonesia yang secara khusus menugaskan seorang wakil presiden untuk menangani Papua.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pernah menugaskan Wapres Ma’ruf Amin untuk fokus pada pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, namun bukan secara spesifik untuk Papua.
“Kali ini berbeda. Penugasan difokuskan pada isu Papua, dan bahkan mungkin akan ada kantor Wakil Presiden di sana,” tambahnya.
Yusril menegaskan bahwa pendekatan pemerintah terhadap pembangunan Papua tidak hanya berkutat pada infrastruktur fisik.
Pemerintah juga menaruh perhatian pada isu hak asasi manusia dan penanganan keamanan, dua hal yang selama ini menjadi sorotan dalam konteks Papua.
“Pemerintah ingin membangun Papua secara utuh, tidak hanya fisik, tapi juga menyangkut penegakan HAM dan reformasi pendekatan aparat keamanan,” jelas Yusril.
Penugasan Wapres Gibran Rakabuming disebut akan menempatkan Papua sebagai prioritas, tidak hanya dalam aspek pembangunan ekonomi, tetapi juga stabilitas sosial dan keadilan bagi masyarakat setempat.(*)
Editor: Brp





