Gencar Cegah Stunting, TP-PKK Kepri Bagikan Paket Gizi untuk Balita di Tanjungpinang

cegah stunting
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, menyerahkan Paket Pencegahan Balita Risiko Stunting dan masker anak di Kampung KB Abyaksa, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, Selasa, 7 Oktober 2025. Foto: Diskominfo Kepri

Medianesia.id, Tanjungpinang – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, menyerahkan Paket Pencegahan Balita Risiko Stunting dan masker anak di Kampung KB Abyaksa, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, Selasa, 7 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama berbagai pihak untuk menekan angka stunting di Kota Tanjungpinang.

Program tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, TP-PKK Provinsi Kepri, serta Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, bersama para kader posyandu dan masyarakat setempat.

Baca juga: Cuaca Kepri Kamis 9 Oktober 2025 Diprakirakan Berawan

Sebanyak 70 peserta yang terdiri dari ibu balita, kader posyandu, dan warga sekitar mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif.

Seperti penyuluhan pentingnya gizi seimbang untuk balita, demo memasak menu sehat bergizi, serta pembagian masker anak dari UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepri sebanyak 1.750 pcs.

Setiap paket yang diserahkan berisi bahan makanan bergizi, masker anak, serta media edukatif yang dapat menunjang kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menyerahkan Paket Pencegahan Balita Risiko Stunting dan masker anak di Kampung KB Abyaksa, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, Selasa, 7 Oktober 2025. Foto: Diskominfo Kepri

Dalam sambutannya, Dewi Kumalasari Ansar, menegaskan penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Ia menekankan pentingnya peran keluarga, terutama para ibu, dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang dan pola asuh yang tepat sejak dini.

Baca juga: Lanal Bintan Gagalkan Penyelundupan 9 Kilogram Bahan Ekstasi di Selat Riau

“Kita ingin memastikan setiap anak di Kepri, khususnya di Tanjungpinang, tumbuh sehat dan kuat. Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga, dengan memperhatikan asupan gizi seimbang, pola asuh yang baik, dan lingkungan yang sehat,” ujarnya.

Lebih lanjut, istri Gubernur Kepri Ansar Ahmad ini menuturkan, TP-PKK Kepri akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan berbagai instansi dan organisasi masyarakat guna mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting di seluruh kabupaten/kota di Kepri.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua pihak agar bergerak bersama. Dengan gotong royong dan kepedulian yang tinggi, kita bisa mewujudkan generasi Kepri yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tegasnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol komitmen TP-PKK Kepri dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap pembangunan sumber daya manusia unggul di Provinsi Kepulauan Riau.

Dengan semangat kebersamaan, TP-PKK Kepri terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap anak di Kepri tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing untuk masa depan daerah dan bangsa. (ADV)

Editor: Brp

Pos terkait